Rabu, 16 Desember 2009

Shampoo Sampo Keramas

Hehehe, saya geli sendiri liat judul postingan di atas. Habis, bingung sih, mau shampoo j, tapi itu kan bahasa inggris. Mau sampo aja, kok aneh ya..akhirnya ditambah keramas juga deh. he3.

Postingan kali ini bakal membahas seputar shampoo. Kalau mau membahas seputar shampoo mungkin ga akan ada habisnya ya. Dari mulai milih-milih shampoo yang cocok sampai tentang mitos-mitos seputar keramas. Salah satunya sudah aku tulis di artikel sebelumnya. Baca yaa...Nah, sekarang, yang mau ditilik itu, shampoo-nya. A must have cosmetic. Ga perduli apapun gender kita. Ga punya shampoo?? Apa kata dunia??




Aku sering banget denger keluhan dari temen-temenku. "Duuh, rambutku rontok nih, shampoo-ku ga cocok". "Ih, pake shampoo itu rambutku malah ketombean." atau malah "shampoo anti ketombe-nya ga ngaruh." (kalo yang terakhir sih termasuk keluhan saya yaa, he3). Guys..inget yaa, ada satu aturan baku tak tertulis dalam dunia kosmetik. Kosmetik jenis apapun (termasuk shampoo) itu cocok-cocok-an sama si pemakai, persis kayak pacaran, wqwqwq. Kita harus tahu apa jenis kulit atau rambut kita. Kulit muka sama kulit badan aja beda. Kita harus tahu, kita alergi sama kandungan kimia apa? bahan apa? Sensitif atau ngga? bermasalah atau ngga? Fiuuh...daftarnya bisa panjang banget nih kalo diterusin. Intinya, satu produk, tidak mungkin cocok untuk semua orang.


Pernah ga ada yang bertanya-tanya, kenapa kita butuh shampoo? jawabannya pasti macam-macam ya. Mulai   dari rambut terasa lepek, berminyak, kotor, atau terlalu kering. Shampoo diciptakan memang untuk mengatasi masalah-masalah tadi. Pada dasarnya rambut kita menghasilkan minyak yang fungsinya utamanya melindungi rambut. Sayangnya, kandungan minyak ini juga menyebabkan debu dan kotoran mudah menempel. Nah, fungsi shampoo adalah untuk menghilangkan kotoran dan debu ini. Namun, sayangnya, proses ini juga akan menyebabkan minyak alami rambut hilang, hasilnya, rambut jadi kering deh.

Saya sih menyarankan menggunakan shampoo yang terbuat dari bahan-bahan alami kalau mau amannya. Kasian kan rambut kita kalau harus terus-menerus ganti shampoo karena tidak cocok. Tapi sebelumnya, perlu diingat ya, shampoo berbahan alami kandungan detergent-nya pun alami (bahkan mungkin tidak mengandung detergent), jadi tidak berbusa melimpah. Untuk sebagian orang, ini seperti sugesti bahwa rambut tidak bersih (karena iklan juga kali yaaa...). Jadi, ketika memakai shampoo berbahan alami, tetap pastikan untuk membersihkan residu shampoo sebersih-bersihnya. Nah berikutnya, yang dibawah ini bisa menjadi panduan sederhana.

Rambut Berminyak. Pakailah shampoo yang dibuat khusus untuk rambut berminyak. Formulanya harus bisa membersihkan minyak dan kotoran, tapi juga harus cukup lembut untuk penggunaan sehari-hari. Ini penting, mengingat orang dengan tipe rambut berminyak harus minimal keramas 3x dalam seminggu agar rambutnya tetap bersih.

Rambut Kering. Tidak ada kata lain untu rambut kering selain, "Pakailah shampoo yang mengandung pelembab tinggi!". Rambut kering biasanya ditandai dengan ujung rambut yang bercabang dan mudah patah. Jangan lupa mnggunakan conditioner sebagai pelengkap. Pilihlah shampoo yang sifatnya nourishing.

Rambut Diwarnai. Jaman modern begini, sudah ga aneh lagi mewarnai rambut. Tapi, sadar ga kalau kita mewarnai rambut maka perawatan rambut kita pun akan ikut berubah. Kita harus menggati produk lama dengan produk perawatan rambut yang memang ditujukan khusus untuk rambut yang diwarnai. Rambut diwarnai cenderung menjadi rusak karena kandungan kimia pewarna, selain itu, produk perawatan rambut yang digunakan harus dapat menjaga warna rambut agar tidak pudar (sayang banget kan, udah mahal-mahal, eehh, malah pudar warnanya). Lengkapi juga perawatan dengan conditioner dan hair mask untu mengatasi kerusakan rambut.

Rambut Berketombe. Naah...ini dia masalah rambut yang mungkin sangat menyebalkan. Ini sih sudah jelas ya..gunakan shampoo anti ketombe. Berdasarkan pengalaman pribadi, shampoo anti ketombe juga cocok-cocok-an dengan kulit kepala pemakai (karena masalah ketombe ada di kulit kepala). Ada shampoo yang terlalu keras kandungan anti ketombenya (sehingga bikin tambah ketombean dan kering), ada juga yang "has no effect!!" So, pilih dengan hati-hati banget yaa.


0 komentar:

Poskan Komentar